Thursday, July 16, 2009

Detik demi Detik

detik demi detik terus berjalan
pintu menuju kematian pun semakin dekat
terbersit sebuah pertanyaan di hati
apakah engkau telah utuh.

detik demi detik terus berjalan
tidak menggubris diriku sedikitpun
terbersit sebuah gelisah di hati
apakah aku telah berbuat terbaik.

detik demi detik terus berjalan
membunuh sedikit demi sedikit masa mudaku
terbersit sebuah keinginan dalam diriku
untuk bangun dari mimpi.

kusingsingkan lengan bajuku,
kuambil tongkatku..
dan aku segera berdiri dari rasa ngantukku,
hanya ada sebuah tekad di dadaku..

aku ingin melihat semua ini berakhir.


FWD


No comments: